Hi semuaa,
Mari kita mulai petualangan aku di kota Seoul dihari kedua ini. Akhirnya menjelajahi kota ini, yang biasanya cuma bisa lihat di social media sekarang bisa aku rasakan sesungguhnya. Gimana hiruk pikuk paginya Seoul, penuhnya subway pas jam kantor, melihat oppa-oppa yang ganteng disubway kekeke. Jadi hari ini aku mau menjelajahi Namsan Tower, Gyeongbokgung Palace, Bukchon Hanok Village, Gwanghwamun Square dan yang terakhir adalah Yeouido Hangang Park.
Nah setiap jalan-jalan pasti aku selalu bangun pagi, kayanya engga pernah tuh aku jalan-jalan terus bangunnya siang pengen sih sekali-kali nyobaiin bangun siang terus pergi tanpa ada rencana tapi kayanya engga untuk kali ini hahhaa, karena negeri impian ini terlalu sayang dilewatkan dengan bangun siang dan pergi tanpa rencana yang matang. Jadi langsung ngecek navermap dan melihat aku harus naik apa aja, nih penampakan kalo menggunakan navermap
![]() |
Jadi aku harus naik subway Line2 turun di Euljiro 4 Station, nah dari situ aku masih harus naik bus 1 kali lagi untuk mencapai Namsan Tower. Karena masih pagi pas aku mulai jalan dari penginapan subway masih belum terlalu penuh dan jalanan juga cenderung masih sepi. Jadi perjalananku pagi ini sangat menarik dan menyegarkan. Akhirnya aku melanjutkan naik bus nih, aku ada video pas aku naik bus sendirian aja hahaha, berasa aku menyewa bus hanya untuk diri sendiri saja.
Seru ya naik bus sendirian, masih pagi udara masih bersih jadi aku buka deh jendelanya untuk merasakan udara kota Seoul hehe.. Tidak butuh watktu lama akhirnya aku tiba diperhentian bus terakhir yaitu Namsan Tower. Dari terminal terakhir ini, kita hanya butuh jalan sekitar 7 menit untuk mencapai Namsan Towernya. Dan si Namsan Tower ini buka jam 10 pagi nah pas aku sampai disitu baru sekitar jam 8 pagi, jadi memang belum dibuka tapi kita masih bisa lihat-lihat sekeliling Namsan Tower. Kenapa aku memilih untuk pergi kesini pagi-pagi ? Karena kalo pergi malam dan hanya aku seorang diri rasanay sepi banget hahaha, jadi lebih baik aku dateng pagi-pagi sendirian. Dan pas aku jalan dari terminal terakhir ke Namsan Towernya ternyata banyak orang juga yang datang kesana untuk olahraga dan yang turis hanya aku saja pagi hari itu. Dan pekerja masih sibuk membersihkan area Namsan Tower.
Dan aku melanjutkan perjalanan ke Gyeongbokgung Palace, niatnya pas lagi menyusun itinerary ini aku mau masuk palace pakai hanbok, tapi apa daya karena aku menjadi solo traveler aku urungkan niat alhasil aku masuk palace dengan baju biasa tapi tidak mengurangii keseruan aku mengeksplor palace ini.
Akhirnya bisa masuk juga ke Gyeongbokgung yang terkenal itu, begitu beli tiket selesai tidak lupa foto-foto didepan pintu masuknya, lalu memulai petualangan oiya aku tidak lupa mengambil map palace ini untuk mempermudah aku dalam petualangan kali ini dan juga biar tahu istana yang aku masuki itu punya sejarah apa saja. Dan luar biasa palace sudah dipenuhi dengan banyak orang padahal baru jam 7.30 pagi loh, banyak wisatwan baik dari dalam dan luar negeri dan you know what ? aku rasa wisatawan INDONESIA yang terbanyak hahahaha.. karena begitu aku masuk aku mendengar bahasa indonesia yang kental beserta logat daerah mereka, jadi wisata di palace rasa indonesia karena banyaknya orang indonesia yang berkunjung dan hampir semua pengunjung menggunakan hanbok yang tentu membuat aku sedikit iri hehe.. Tapi yang sudahlah kebanyakan wisatawan lebih fokus pada bagian istana depan yang aku lupa sepertinya digunakan jika Raja dan para menterinya berdikusi, yang berada pas didepan pintu masuk.
Aku berkeliling hampir kesemua bagian istana yang ada didalam map yang aku ambil karena aku tidak tahu kapan lagi aku bisa mengunjungii tempat ini. Aku mengunjungii sampai kebagian ujung Istana yaitu Perpustakaan Istana adanya dibagian belakang dari istana ini, dan jarang ada yang datang juga. Ketika aku masuk keperpustakaannya hanya ada beberapa orang saja yang datang, turis luar negeri hanya ada 3 orang itu pun termasuk aku. Mungkin karena si perpustakaan ini berada diujung dari Palace ini jadi jarang ada orang yang mau kesini ya..
![]() |
| 2 wisatawan asing menggunakan hanbok dan mencoba membaca buku dalam bahasa korea.. luar biasa |
Dan setelah merasa puas mengelilingi istana ini aku memutuskan untuk mencari makan, karena dari pagi aku hanya mengisi perut dengan susu dan 2 butir telur saja. Petualangan di Istana ini cukup melelahkan tapi tentu saja aku disajikan pemandangan yang indah jadi aku tetap senang, kalau kalian mau mengunjungii Istana ini aku sarankan kalian menggunakan sepatu yang nyaman karena disini kalian akan banyak jalan kaki. Dan akhirnya aku keluar dari Istana dan mencoba mencari rumah makan, hanya berbekal handphone aku mulai mencari dan akhirnya aku ketemu rumah makan letaknya ada seberang Istana sebelah kiri aku engga tahu nama rumah makanya apa, dan mungkin karena rumah makan ini sering dikunjungi oleh wisatawan asing mereka jadi sudah menyiapkan menu dalam bahasa inggris. Aku memesan 1 set bulgogi, karena hari ini cuacanya lumayan berangin juga jadi enak kayanya makan bulgogi.
Selesai makan aku langsung mecari bus apa yang harus aku naikin jika aku mau ke Buckhon Hanok Village. Dan pas banget si halte busnya ada didepan rumah makan jadi engga jauh-jauh deh hehe, maklum perut masih kenyang jadi males deh jalan jauh. Tidak butuh waktu lama untuk sampai di Bukchon Hanok Village aku tiba disana pukul 10.30 pagi, tempatnya memang sangat indah dan artistik penuh dengan rumah-rumah tua korea yang biasa disebut dengan Hanok. Desa ini masih dipergunakan sebagai rumah tinggal dan toko jadi ketika kita mengungjungii tempat ini tetap harus menjaga kesopanan ya, jangan terlalu ribut dan jangan main masuk aja kedalam rumah-rumah itu. Boleh foto didepan rumahnya tapi jangan merusak ya, ingat kita adalah tamu yang harus tahu tata krama. Dan tentu saja tempat ini ramai dengan wisatawan yang datang dengan tujuannya masing-masing.
Menyusuri Hanok Village ini memang butuh tenaga ekstra karena jalan-jalan disini untuk menanjak jadi siapkan mental dan tenaga yang kuat ya, beruntung aku sudah makan sebelum kesini. Puas berfoto dan melihat-lihat, aku memutuskan untuk mencari kafe untuk sekedar duduk menikmati tempat ini. Akhirnya aku menemukan kafe yang lucu sekali.
Dan sampai disini ternyata ramai juga, ramai sama wisatawan dan penduduk asli yang menghabiskan hari ini untuk duduk-duduk, makan, naik sepeda, main skate board, dll.
Seru juga walau lumayan berangin hahaha, jadi aku memutuskan untuk beli kopi hangat terus aku mencari tempat duduk untuk menikmati keindahan ini, dan sambil bersyukur sama Tuhan Yesus, aku diberikan kesempatan untuk mengunjungii negara ini. Sambil duduk, tidak lupa dong foto untuk diupdate di IG haha..
![]() |
| minum kopi yang biasa diiklanin sama oppa haha.. |
Dan petualangan aku berakhir disini deh, beres dari Yeouido Park ini aku langsung memutuskan untuk balik kepenginapan untuk melepaskan lelah kaki-kaki kecilku ini.
Best wishes,
Gab
Best wishes,
Gab








































Comments
Post a Comment